KONFIGURASI LARAVEL
TUJUAN PRAKTIKUM
Tujuan praktikum ini yaitu mampu installasi Laravel, membuat project baru Laravel, mengenal struktur Laravel, konsep MVC laravel.
Laravel merupakah satu framework PHP yang pupuler yang dikembangkan oleh taylor otwell,
Laravel merupakan proyek open source untuk mengembangkan aplikasi berbasis web dengan
arsitektur MVC (Model – View – Controller).
instalasi composer
Untuk menambahkan paket yang diperlukan selama pengembangan, composer adalah manajer paket PHP. Setelah mengunduh compose dari tautan ini: https://getcomposer.org/Composer-Setup.exe, ikuti langkah-langkah wizard untuk menginstalnya.

tujuan:
openssl warning : Menunjukkan duplikat pemuatan ekstensi OpenSSL
Composer version : Menampilkan versi Composer
PHP version : Menunjukkan PHP mana yang digunakan Composer
diagnose : Saran untuk pengecekan sistem Composer secara keseluruhan
Install GIT
Download Git untuk Windows:
- Kunjungi https://git-scm.com
- Klik tombol “Download for Windows”
Jalankan Installer:
Klik 2x dan ikuti proses instalasi
File installer biasanya bernama Git-x.y.z-64-bit.exe
Buka Command Prompt atau Git Bash : jika berhasil maka akan keluar “git version 2.43.0.windows.1”

terminal menampilkan versi Git yang terpasang, yaitu 2.45.1.windows.1.
Versi ini merupakan versi yang cukup baru, dan mencakup berbagai fitur perbaikan serta peningkatan dari versi sebelumnya. Git kini siap digunakan untuk berbagai keperluan manajemen kode, seperti:
- Inisialisasi repository (
git init) - Clone repository dari GitHub atau GitLab (
git clone) - Melacak perubahan file (
git status) - Menyimpan riwayat proyek (
git commit) - Kolaborasi dengan tim melalui sistem version control (
git push,git pull)
Install Node JS dan NPM
Node JS pada Laravel berfungsi untuk menangani masalah frontedn dan build asset UI
(Library UI). Buka situs resmi node js https://nodejs.org/ kemudian download dan install
sesuai dengan Langkah-langkah wizard. NPM (Node Package Manager) yang berfungsi
mengelola paket untuk ekosistem Javascript, NPM biasanya secara otomatis terinstall Ketika
menginstall node js.

Node.js (v20.14.0)
Node.js adalah runtime JavaScript di luar browser, memungkinkan kamu menjalankan JavaScript di server, terminal, atau komputer lokal.
Versi 20.14.0 adalah versi stabil yang sangat cocok digunakan untuk berbagai jenis proyek modern seperti:
- Aplikasi backend (Express.js)
- Tools baris perintah (CLI)
- Proyek frontend (React, Vue, Angular melalui tools build seperti Vite/Webpack)
npm (v10.7.0)
NPM adalah singkatan dari Node Package Manager, digunakan untuk:
- Menginstal library atau modul JavaScript
- Mengelola dependensi proyek Node.js
- Menjalankan skrip (build, test, start, dll.)
Composer
Perintah composer create-project laravel/laravel=^versi nama-project --prefer-dist digunakan untuk membuat proyek Laravel baru dengan cara mendownload file instalasi resmi Laravel dari Packagist menggunakan Composer.

Running Project
Untuk menjalankan project Laravel yang telah dibuat, gunakan perintah php artisan
serve. Perintah Laravel php artisan serve memungkinkan menjalankan server lokal dengan cepat, mudah, dan langsung siap digunakan oleh pengembang. Ini cocok untuk belajar, menguji, atau melihat tampilan aplikasi Laravel tanpa konfigurasi server tambahan.
Model (php artisan make:model SebuahModel)
Berfungsi untuk mengakses dan mengelola data / database seperti query ke database, insert,
update, delete dll
View
Berfungsi sebagai tampilan atau antarmuka aplikasi, yaitu menampilkan data yang
didapatkan dari suatu model melalui controller.
Controller (php artisan make:controller SiswaController)
Berfungsi untuk menangani request dan response, menerima request dan memproses
request kemduian mengembalikannya dalam bentuk data atau view dari suatu model.
Setelah itu, buat project laravel baru. Hasilnya akan seperti berikut:
Pilih none pada starter kit.

Untuk testing framework, gunakan Pest.

Setelah kunci aplikasi berhasil, database pertama yang digunakan adalah MySQL, dan setelah database dibuat, lakukan instalasi npm dan npm run build.




Setelah muncul kode seperti ini, artinya project yang dibuat telah berhasil dijalankan.
Langkah berikutnya, kita akan menjalankan proyek Laravel yang telah kita buat. Untuk melakukannya, buka proyek menggunakan editor kode seperti vscode, lalu jalankan di terminal dengan perintah berikut:
php artisan serve
maka kode yang keluar pada kontroler sebagai berikut:

Pergi ke alamat yang diberikan dari terminal. Kemudian, kita akan mengetes Routing dari laravel. Caranya dengan pergi ke routes.web.php dan tambahkan kode.

Route::get(‘/helo’, function(){
return “Hello World”;
});
Untuk mengakses hasil routing, pergi ke http://127.0.0.1:8000/helo.