Dart
Dart adalah bahasa pemrograman modern yang dikembangkan oleh Google dengan tujuan utama untuk mendukung pengembangan aplikasi lintas platform. Bahasa ini digunakan secara luas pada framework Flutter, sehingga dengan satu basis kode, seorang developer dapat membuat aplikasi untuk Android, iOS, web, maupun desktop.
Dart bersifat object-oriented dan memiliki sintaks yang sederhana serta mirip dengan bahasa pemrograman populer seperti Java, C#, atau JavaScript, sehingga mudah dipelajari. Dart juga mendukung dua jenis kompilasi, yaitu Just-In-Time (JIT) yang mempercepat proses pengembangan dengan fitur seperti hot reload, serta Ahead-Of-Time (AOT) yang menghasilkan performa tinggi saat aplikasi dijalankan di perangkat pengguna.
Dengan fleksibilitasnya, Dart tidak hanya terbatas pada pengembangan mobile, tetapi juga dapat digunakan untuk membangun aplikasi web, backend, hingga sistem desktop. Oleh karena itu, Dart menjadi salah satu bahasa pemrograman yang semakin populer di kalangan developer karena efisiensi, kemudahan, dan kemampuannya dalam membuat aplikasi yang cepat, responsif, dan multiplatform.
Hasil Instalasi
SDK (Software Development Kit) Dart adalah paket resmi yang berisi compiler, runtime, dan tool yang dibutuhkan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi dengan bahasa Dart.
Tanpa SDK, perintah dart tidak akan bisa dijalankan di terminal.

setelah itu lanjutkan kedalam terminal vs code untuk menjalankan program dengan menggunakan kode cd halo dan dart run

Selanjutnya adalah membuat List dalam bahasa pemrograman Dart. Untuk membuat list yaitu:

maka hasilnya akan sebagai berikut:

Selanjutnya adalah set. Set merupakan sebuah tipe data yang mirip dengan list, akan tetapi set tidak memiliki index sehingga data yang ada pada set tidak berurutan, Set tidak menerima duplikasi data Tidak bisa mengakses menggunakan index. Untuk membuat set yaitu:

hasilnya sebagai berikut:

Selanjutnya Map. Map dalam bahasa Dart adalah struktur data yang menyimpan pasangan key dan value. Setiap data di dalam Map diakses menggunakan key, bukan berdasarkan urutan seperti pada List. Key dalam Map harus unik, sedangkan value bisa sama atau berbeda. Dengan konsep ini, Map sangat berguna ketika kita ingin menyimpan data yang berhubungan, misalnya data mahasiswa dengan key berupa “nama”, “nim”, dan “jurusan”.

hasilnya sebagai berikut:

Selanjutnya, kita akan masuk ke perulangan pada Dart. Ada dua cara perulangan dalam dart, yaitu:

hasilnya:

Selanjutnya, Object-Oriented Programming dalam bahasa pemrograman Dart. Buatkan kode berikut agar lebih memahami bagaimana OOP di Dart berkerja:

hasilnya:

TUGAS 1 KELAS B
- Buatlah aplikasi sederhana mini laundry menggunakan Bahasa pemgrograman
- Dart dengan ketentuan sebagai berikut : – Paket Cuci dan Setrika 1 kg 6.000 – Paket Cuci 1 kg 4.000 – Paket Setrika 1 kg 3.000 – Jika total laundry >= 50.000 maka mendapatkan potongan harga 5%, dan
- jika lebih dari 100.000 mendapatkan potongan 10% – Tampilkan output jumlah yang harus dibayar
- Ubah program diatas menggunakan konsep OOP
Kode procedural:


hasilnya sebagai berikut:

kode OOP:

hasilnya sebagai berikut:

link github: https://github.com/Rezaseptian2311533008/AplikasiMobile.git